KPM Kec. Basidondo Kabupaten Tolitoli Akui PKH Sangat Membantu

Penyaluran bantuan PKH basidondo Tolitoli

Program bantuan perlindungan sosial yang di klaim Kofifa Indar Parawansa mampu menurunkan angka kemiskinan ini di akui sangat membantu oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Kecamatan Basidondo Kabupaten Tolitoli.

Pengakuan ini diungkapkan Niluh, salah seorang KPM Program Keluarga Harapan (PKH) tambahan tahun 2018 saat penyaluran bantuan tahap pertama yang dilaksanakan Bank Mandiri Cabang Tolitoli di Kantor Kecamatan Basidondo pada Kamis 22/03/2018.

Menurut warga Desa Kayulompa transmigran asal Bali itu, dana sebsesar Rp 500.000 yang ditereminya tersebut akan dipergunakannya untuk biaya sekolah dua orang anaknya.

"Untuk beli seragam baru, buku dan keperluan sekoalah dua orang anak saya", ungkap Niluh.

Dikatakannya bantuan PKH benar-benar sangat membantu warga kurang mampu seperti dirinya yang memiliki beban tanggungan biaya pendidikan anak.

"Keperluan anak sekolah itu banyak Mas. Kalau tidak ada bantuan seperti ini, betul-betul sangat memberatkan", keluh Nuluh.

Koordinator PKH Kecamatan Basidondo, Fahrum juga mengatakan hal senada. Menurutnya keluarga miskin yang memiliki komponen PKH seperti ibu hamil, anak sekolah, balita dan lansia harus mengeluarkan biaya ekstra untuk keperluan komponen-komponen tersebut, sehingga mereka benar-benar perlu dibantu.

"Komponen-komponen itu memerlukan banyak biaya" kata Fahrum.

Dijelaskannya, bahwa penyaluran bantuan PKH 2018 tahap pertama ini masih terdapat masalah serius yakni belum adanya Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk beberapa KPM. Sehingga bantuan yang semestinya sudah mereka terima masih belum tersalurkan.

"Kasihan hanya kerena sebuah kartu bantuannya belum tersalurkan" tutup, Fahrum.

*

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama